1. Jaringan Lokal (LAN)
Jaringan R1: 192.168.1.0/24 (Terhubung ke Router R1)
Interface R1: 192.168.1.1/24
Jaringan R2: 192.168.2.0/24 (Terhubung ke Router R2)
Interface R2: 192.168.2.1/24
Jaringan R3: 192.168.3.0/24 (Terhubung ke Router R3)
Interface R3: 192.168.3.1/24
2. Jaringan Penghubung (WAN / Point-to-Point)
Antara R1 & R2: 12.12.12.0/24
Interface R1: 12.12.12.1/24
Interface R2: 12.12.12.2/24
Antara R2 & R3: 23.23.23.0/24
Interface R2: 23.23.23.2/24
Interface R3: 23.23.23.3/24
(Catatan: Beberapa alamat IP interface di LAN (e.g., 192.168.x.1) dan Point-to-Point (e.g., 12.12.12.1 & 12.12.12.2) harus diasumsikan/ditetapkan, karena gambar hanya menunjukkan alamat network.)
💻 Tujuan Lab: Static Routing
Instruksi di bagian bawah gambar berbunyi:
Buatkan routing ke semua network yang tidak direct connected dengan router kita
Ini adalah esensi dari konfigurasi Static Routing. Setiap router (R1, R2, R3) harus ditambahkan rute (jalur) secara manual agar paket data dapat mencapai jaringan yang tidak terhubung langsung dengannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar